Can’t Believe It – Younha [songfict]

TITLE : [SF] Can’t Believe It – Younha

AUTHOR : Anastasia S a.k.a Choi SunLi

 

Cast ::

 

Choi Min Young a.k.a Dwita

Kevin Woo a.k.a Kevin U-Kiss

 

pertama tama cuma mau ngasih tau .. ini pertama kali bikin SF .. jadi kalo ada yang aneh ato kata-kata yang salah maklumi aja .. karna kebanyakan kata-kata yang salah adalah kesalahan dari microsoft word sendiri (?) yaiya gw uda nulis bener ma dia dirubah ubah seenaknya <– curcol

 

————————————————————————————————————

 

No way, I’ve realized that I’ve been looking at you

It won’t do even if I hate it, stop it, or hide it

It can’t go on like this

I will confess that I’ve fallen for you

You’re everywhere in my dream

I know that it doesn’t make any sense but I love you

 

(Kevin POV)

 

“Ya! Ya! Kevin-ah!” Ryeowook melambaikan tangannya di depan wajahku.

“A? Ye? Waeyo?” tanyaku kemudian.

“Sedang apa kau? Dari tadi kau hanya menatap keluar jendela dengan pandangan kosong? Kau sedang melihat sia-“ belum selesai Ryeowook bicara, sepertinya dia sudah tahu jawabannya. Kemudian dia tertawa.

“Arraseo, ternyata… “ katanya sambil senyum senyum.

“Mwo.. Mwoyo??” tanyaku tak mengerti.

“Aku tahu kau sedang melihat si Choi Min Young itu kan? Si tetanggamu itu..” jelas Ryeowook sambil tetap tersenyum. Aku melongo mendengarnya.

“M-Mwo?? A-Aku tidak-“ belum selesai aku bicara, Ryeowook sudah pergi sambil senyum-senyum. Aigo~ dasar dia itu.

Tapi aku juga tidak mengerti, saat mataku menangkap Minyoung yang kebetulan saat itu sedang jam olah raga, mataku tak bisa lepas darinya. Tanpa kusadari aku terus memperhatikannya. Dan sepertinya ini memang tidak dapat disembunyikan. Mungkin aku memang harus mengakuinya. Kalau aku menyukainya.

 

I like this sensation, you know how I feel even if we were to fight everyday

You always want it your way but I can accept anything from you, only you~

I’m lonely, my heart’s crazy for you and and you’re the only one I see~

 

-otw home-

 

“Ya! Kevin-ah!” aku mendengar seseorang memanggilku, ketika aku menoleh Minyoung tampak berlari menghampiriku. Sambil membawa gulungan besar.

“Ya! Bantu aku mengerjakan ini ya?” katanya padaku sambil menunjukkan gulungan karton besarnya padaku. Aku hanya tersenyum menanggapinya. Ayolah, mana mungkin aku menolaknya.

 

-Minyoung home-

 

“Aigo! Kevin-ah, itu bukan disitu! Seharusnya kau tempel ke kiri sedikit!” protes Minyoung padaku.

“Ya! Minyoung-ah, ini akan tampak lebih baik kalau diletakkan di sudut sini.” Aku ikut protes. Minyoung hanya mengerucutkan bibirnya. Aku tersenyum melihatnya.

“Baiklah, aku mengalah… hilangkan muka jelekmu itu.” Kataku sambil mencabut dan memindahkan letak artikel yang tadi kutempel sesuai dengan keinginannya. Minyoung tersenyum dan mencubit pelan pipiku.

“Gomawo.”  katanya kemudian. aku mengacak-acak halus rambutnya.

“Sudahlah ayo kerjakan lagi sebelum larut.” Kataku. Ya mungkin aku memang sudah gila karenanya. Hanya dia yang selalu ingin kulihat.

 

No way, I’ve realized that I’ve been looking at you

It won’t do even if I hate it, stop it, or hide it

It can’t go on like this

I will confess that I’ve fallen for you

You’re everywhere in my dream

I know that it doesn’t make any sense but I love you

“Kevin-ah… kenapa kau melihatku? Apa ada sesuatu di wajahku?” Tanya nya padaku sambil memegangi wajahnya. Aku terkekeh melihatnya.

“Aniyo, sudah lanjutkan saja.” Dia tampak bingung dengan jawabanku, tapi kemudian dia melanjutkan pekerjaannya. Memang tidak dapat kupungkiri kalau aku memang selalu melihatnya.

 

-20 minute later-

 

“Kevin-ah, gomawo atas bantuannya. Kalau saja kau tidak ada, mungkin ini tidak akan selesai besok.” Katanya padaku.

“Gwenchana. Aku juga dengan senang hati membantumu. Sudah malam, kau beristirahatlah.” Kataku pamit padanya dan pulang ke rumah. Dia melambaikan tangannya padaku dan kemudian masuk ke rumahnya.

 

-kevin room-

 

Aku membaringkan tubuhku di atas tempat tidur.

“Ya, Choi Minyoung. Kenapa kau selalu muncul di dalam kepalaku?” kataku pelan. Aku menghela napas. Aku tahu tidak ada gunanya bagiku untuk menyangkal semua ini.

“Minyoung-ah saranghae” kataku di sela-sela pikiranku.

 

When I’m with you, I don’t mind being nervous

I may be a little hasty, but you’re the only one who can tell me what to do~

I guess my heart was stolen before I knew it and I’m missing you all day long~

 

-tomorrow school-

 

Aku sedang berjalan di koridor sambil membawa tumpukan buku yang diminta oleh songsaenim.

“Kevin-ah~” panggil Minyoung padaku. Aku terkejut dan tanpa sadar aku kehilangan keseimbangan sehingga buku-buku itu jatuh menimpaku.

“Aigo! Kevin-ah… gwenchana??” Tanya Minyoung dengan wajah paniknya. Ia memegang wajah, tangan, dan juga badanku. Berusaha memastikan bahwa aku tidak terluka. Aaaa pabo Minyoungie! Jantungku bisa meledak kalo kau terus menyentuhku seperti itu!

“Kenapa kau bisa ceroboh begitu sih. lagipula kenapa kau membawa tumpukan sebanyak itu sendirian? Seharusnya kau minta tolong orang lain.” Katanya menceramahiku. Kemudian dia mengambil setengah tumpukan buku itu dan membawanya.

“Aku Bantu kau membawanya. Kkaja!” perintahnya padaku. Aigo, bisa-bisanya hatiku dicuri oleh yeoja yang suka merintah seperti ini. Tapi aku tahu, kalau hatiku ini memang sudah berhasil dicurinya sejak beberapa bulan yang lalu. Dan aku terus merindukannya.

 

Everything’s so different, it’s too different~

I think I am falling in love, be my baby, be my baby~

From head to toe we have nothing in common

Now I wanna know more about you, be my baby, be my baby~

 

Semuanya terlihat begitu berbeda. Bahkan terlalu berbeda. Aku pikir, mungkin aku memang sedang jatuh cinta. Aku dan Minyoung memang tidak memiliki kesamaan dari ujung kepala hingga ujung kaki.mungkin orang lain akan mengatakan kalau kami tidak cocok. Tapi aku tidak peduli. Aku ingin tahu lebih banyak soal dirinya. Dan aku ingin dia jadi milikku.

 

No way, I’ve realized that I’ve been looking at you

I’m happy whenever I say your name or look into your eyes

That will do and I want you too

Please say that we’re alike

Wherever I see, you are the only one in my eyes

I know that it doesn’t make any sense, but I love you

Aku sadar aku selalu melihatnya. Tepatnya, aku baru menyadarinya.

“Minyoungie!” aku sadar kalau aku bahagia setiap aku memanggil namanya.

“Kevin-ah, mwoyo?” tanyanya padaku. Baru kusadari juga, aku bahagia setiap aku melihat kedalam mata polosnya itu. Aku benar-benar menginginkanmu. Tolong katakan kalau kau juga.

“Miyoungie, entah kenapa. Kemanapun mataku ini melihat, selalu hanya kaulah yang kutangkap. Untukku hanya kaulah yang ada di mataku. Aku tidak bisa melihat yang lain selain kau. Aku tau ini agak aneh untuk kukatakan. Tapi, Minyoungie, saranghae.” Kataku yang berusaha mengatakan seluruh perasaanku selama ini. Tapi Minyoung tampak bingung. Ia hanya melongo menatapku.

“Minyoungie, sarang han dago!” kataku sekali lagi. Minyoung kemudian tertawa.

“Ya! Kevin Woo! Kau pikir sudah berapa lama aku menunggumu mengatakan itu??” katanya sambil tertawa. Sekarang aku yang sedikit kebingungan.

“Kevin Woo~ nado saranghae…” katanya dan memelukku. Aku agak salah tingkah. Tapi dia tidak melepaskan pelukannya.

 

Dan disini Kevin Woo berbicara. Laporan berita hari ini, kehidupan SMA ku yang indah akhirnya dimulai. Dengan aku menyadari perasaanku pada Choi Min Young, akhirnya kami berdua resmi menjadi sepasang kekasih. Aku juga sejujurnya tidak percaya kalau perasaanku akan begini jadinya. Yah tapi, kisah-kisah yang lain akan diceritakan lain waktu. Kamsahamnida!

 

FIN~

 

Ahh saya mencoba buat SF .. dan sepertinya masih rada hancur .. agak pusing juga ternyata bikinnya .. pabo sasha!

Mohon kritik dan sarannya.. yang pedes kriuk kriuk ya… kamsahamnida!

Advertisements
Categories: songfiction | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: