Romeo and Juliet of The Dance Stage [end]

Yap yap .. part VI … (banyak amat part nya) disini author bermaksud untuk menamatkan FF .. hahaha .. finally~ pertama mian kalo gaje yahh~ *bow*

Cast :

Yeoja Dancer Leader a.k.a Chae Sun Li a.k.a me a.k.a Author
Namja Dancer Leader a.k.a Dong Young Bae a.k.a Taeyang Bigbang

Yeoja member :
Vice Leader a.k.a Choi Seung Hee a.k.a Lanita
Song Hyun Ri a.k.a Siska
Deul Chai Yong a.k.a Joan
Jung Hyun Young a.k.a Ghea

Namja member :
Vice Leader Kwon Ji Yong a.k.a G-Dragon
Choi Seung Hyun a.k.a T.O.P
Kim Lee Hyun a.k.a Seungri
Kang Daesung a.k.a D-Lite

Other Cast :
Hyun Young namja chingu a.k.a Jung Yun Ho a.k.a U-know DBSK
Sun Li’s onni a.k.a Chae Min Ah a.k.a Park Shin Hye

===================================

Seung Hee POV

“Leader kita akan diganti mulai besok . karena Sun Li dan Young Bae akan dipisah kelas.” Kataku pada Seung Hyun
“Mwo?? Waeyo??” Seung Hyun tampak tidak percaya.
“Entah, Hyun Ri bilang akan kita semua akan membicarakannya besok.”
“Yaaah~ aku tidak bisa ikut T__T” kata Seung Hyun mendadak lesu. Tau kalau dia belum bisa keluar rumah sakit yang sudah mengekangnya selama seminggu lebih.
“Haha . ya sabar saja. Bentar lagi juga kau keluar.” Aku menghiburnya sambil menepuk-nepuk punggungnya.
“Baiklah. Kalau begitu, ayo kembali ke kamarmu. Aku sudah harus pulang.” Aku menarik lengan Seung Hyun untuk mengajaknya kembali ke kamar.

Tomorrow @school~

Aku buru-buru pergi ke ruang latihan. Saat sampai kulihat Hyun Rid an yang lainnya sudah memulai rapat itu. Aku segera mendatangi mereka.
“Mianheyo chingu. Aku agak telat”
“Gwechana Seung Hee.” Kata Hyun Ri
“jadi ?” aku bermaksud bertanya sudah sampai mana pembicaraan mereka.
“Iya, aku mendengar kalau leader kita semua diganti, menjadi entah siapa nama orang itu akupun tak berniat untuk mengingatnya.” Kata Chai Yong sambil menunjuk leader baru itu. Dari yang kulihat , sepertinya dia orangnya sok sekali. Cih!
“Lagipula kenapa bisa mendadak sekali ! kenapa harus diganti??” aku masih heran dengan keputusan kepala sekolah.
“Tadi pagi aku menemukan ini di papan pengumuman.” Kata Hyun Ri sambil menyerahkan selembar foto padaku. Aku menerimanya. Dan mataku langsung kaget. Foto seseorang sedang berciuman , meskipun itu dari jauh dan penerangannya kurang , tapi aku tau persis siapa itu.
“Tunggu dulu. Jadi mereka itu? Sudah berapa lama??” aku benar-benar tidak percaya.
“Sudah sejak mereka pertama kali masuk ke sekolah ini.” Hyun Young angkat bicara sekarang. Semua orang langsung menoleh padanya.
“Hyun Young ?? kau sudah tahu??” tanyaku tak percaya
“Aku pernah menangkap mereka waktu sedang kencan. Kebetulan kami kencan di tempat yang sama. Awalnya aku tak percaya. Tapi apa boleh buat. Akupun tak berhak melarangnya.” Jelas Hyun Young berusaha meredakan situasi.
Aku memikirkan kata-katanya. Benar juga. Kami semua tak seharusnya bertengkar. Semua ini semata-mata hanya karena kami terkekang peraturan.
“Hey. Berpikir tidak?” Daesung angkat bicara sekarang *wush ! baru kali ini gw liat daesung ngomong.* *PLAK!!!* semua sontak menoleh padanya.
“Sepertinya ada yang sengaja mau memecah grup kita. Mungkin saja ada yang sengaja mengirimkan foto itu pada kepala sekolah dan menempelkannya di papan pengumuman.”
Semua orang seakan mendapatkan pencerahan *makanya bayar listrik!* *PLAK PLAK PLAK!!* mereka semua merasa mungkin saja pemikiran itu benar.
“Tapi siapa?” Hyun Ri sepertinya juga mulai menyadari hal itu.
“Hanya satu orang yang membenci Young Bae dan Sun Li.” aku kemudian mulai mengikuti arah pikiranku. Yang lain menunggu aku membeikan jawaban atas pertanyaan yang terus berkelebat di pikiran mereka.
“Jang Geun Seok” nama itu langsung keluar dari pikiranku. Mungkin saja dia masih dendam pada Sun Li dan bermaksud memisahkan Sun Li dengan Young Bae.
“Jang Geun Seok. Dia orangnya” Kataku tanpa berpikir
“Kenapa kau bisa bilang seperti itu ?” tanya Dae Sung
“Sudahlah pokoknya aku yakin dia orangnya.” kataku dengan tegas.
“Memangnya siapa dia ?” Hyun Young penasaran karena baru pertama kali mendengar nama itu..
“sudahlah , untuk lebih jelasnya , ayo kita susul Sun Li !” kataku menyeret Hyun Ri untuk mengikutiku
“memang kau tahu dimana sekolahnya?” tanya Hyun Ri
“Tentu saja ! aku tidak tahu..” Hyun Ri menatapku heran.
“Lantas gimana kita mau menemuinya??” Hyun Ri mencekik ku
“Hey! ke rumahnya saja. hari ini Sun Li di rumah.” kata Chai Yong meredakan Hyun Ri yang sedang mencekikku
“Hei tunggu, memangnya Sun Li sudah tahu akan masalah ini ?” tanya Hyun Young
“Entahlah, tapi kalau dia belum tahu, apa itu tidak menyinggung nya ? Aku juga tak enak kalau harus memberitahunya”
“Ya sudahlah, daripada ribet, lebih baik kita langsung saja ke rumahnya” kata Ji Yong kemudian
“Memangnya cowok boleh ikut?” tanya Chai Yong melirik tajam ke Ji YOng
“Kita kan ngikut aja”
“Enak saja !! kau pergi ke rumah Young Bae !! bukan ke rumah Sun Li ! Sun Li urusan kami !” Chai Yong melemparkan tasnya tepat mengenai wajah Ji Yong. *ow o~*
“Sialan kau.” Ji Yong melempar tas Chai Yong sambil memegangi wajahnya yang merah akibat dilempar tas. *hayo joan tanggung jawab!!* *PLAK!*
Chai Yong mengambil tasnya dan mengikuti aku , Hyun Ri, dan Hyun Young untuk pergi ke rumah Sun Li.
“Awas kalau kau tidak mendatangi rumah Young Bae ! Grr!” kata Chai Yong menatap garang ke arah Ji Yong. *sepertinya gelar tom n jerry pindah sekarang* *PLAK!*

Seung Hee POV End

Sun Li POV

Aku tidak masuk sekolah hari ini. Karena hari ini aku resmi bukan murid sekolah itu lagi. Tadi pagi aku menerima surat yang membuatku jadi terbaring lemas di tempat tidurku. Surat pengunduran diriku dari sekolah itu. Bahkan aku tak tahu apa salahku.

Ting Tong~

Suara bel rumah berbunyi. Aku malas-malasan dan pergi ke pintu untuk membukakan pintu. Saat aku membuka pintu, tampak Seung Hee, Hyun Ri, Chai Yong, dan Hyun Young disitu. Mereka kaget melihat wajahku yang kucel dan mataku yang agak bengkak.
“Sun Li-ya . Gwechana??” Seung Hee nampak khawatir melihat keadaanku.
“Gwechana. Masuklah.” Seung Hee dan yang lain mengikutiku mauk ke dalam rumah. Mereka langsung menuju kamarku.
“Sun Li-ya. Apa kamu sudah tahu tentang kamu dipindahkan?” Tanya Hyun Ri memulai pembicaraan.
“Ne.” akupun menyerahkan surat yang tadi pagi aku terima pada mereka. Seung Hee menerima surat itu dan membacanya bersama yang lain.
“Sun Li-ya, apa kau tahu kenapa kau dipindahkan?” Tanya Chai Yong padaku. Aku menggelengkan kepala. Kemudian Hyun Ri merogoh tasnya dan memberikan selembar foto padaku. Aku menerimanya dan aku sontak kaget dan terdiam.
“aku menemukan foto itu dipasang di papan pengumuman” Hyun Ri mengatakan itu bermaksud menyadarkan aku yang sedang shok.
“Kalian sudah tahu ?” aku terbata-bata mengatakannya. Mereka tahu sepertinya aku agak takut. Tapi kemudian Seung Hee melempar bantal padaku.
“Babo kau. Kenapa tidak bilang?? Hahaha.”
“Kau pasti tidak berani bilang karena kau leader kan. Dan leader harus mengikuti semua peraturan yang ada.” Hyun Ri ikut melemparkan bantalnya padaku. Aku tertimbun bantal. *author tewas tertimbun bantal??*. Aku senang. Mereka mau mengerti. Aku bangun dari tempat tidur dan memeluk mereka semua.
“Tenang saja Sun Li, kami akan mengusahakan agar kau dan Young Bae tidak jadi dipindahkan. Besok kami akan mendatangi kepala sekolah.” Kata Seung Hee. Aku tidak menjawab. Aku masih terus memeluk mereka. Gumawoyo chingu ! :’)

Sun Li POV End

Young Bae POV

Hari ini, Ji Yong , Lee Hyun , dan Dae Sung datang ke rumahku. Tumben sekali mereka mau datang.
“Young Bae, kau benar-benar akan dipindahkan?” Tanya Lee Hyun padaku.
“Ini, kalian baca saja sendiri.” Aku memberikan surat yang tadi pagi kuterima.
“ternyata memang benar.” Lee Hyun berubah lesu saat membacanya.
“Young Bae, apa kau sudah tahu kenapa kau dikirim surat seperti ini.” Ji Yong kembali bertanya. Aku tidak menjawab.
“Ini liat sendiri, tadi pagi Hyun Ri menemukan foto seperti ini di papan pengumuman.” Ji Yong menyerahkan foto yang dimaksudnya padaku. Aku langsung terdiam melihat foto itu. Siapa yang dengan kurang ajarnya berani menyebarkan ini. Aku langsung meremas foto itu hingga lecek. Aku menundukkan kepalaku. Tak tahu harus bicara apa.
“Tenang saja Young Bae, kami akan mengusahakan agar kau tidak jadi dipindahkan.” Dae Sung memukul pundakku. Aku nyaris tersentak. Tapi aku senang karena kepedulian mereka.
“Lagipula kenapa kau tidak bilang selama ini kalau kau punya yeoja chingu hah.. mau main rahasia-rahasiaan rupanya.” Kata Ji Yong sambil menjitak kepalaku *kayak ngejitak shinchan*
“Ampun Ji Yong-ah !! ngomong-ngomong. Bagaimana keadaan Seung Hyun ?”
“Yah mungkin sekitar 2 atau 3 hari lagi dia sudah bisa pulang.”
“Omong-omong Young Bae, apakah kejadian penyeberan foto ini ada hubungannya dengan namja yang bernama Jang Geun Seok?” Tanya Lee Hyun bermaksud memastikan.
“Ha? Aniyo ! namja itu sudah tidak berani berbuat apa-apa lagi sejak dihajar habis-habisan oleh Sun Li.”
“Kalau begitu siapa yang menyebarkan foto-foto ini?” Lee Hyun heran. Karena ternyata penyebar foto itupun masih menjadi misteri.

Young Bae POV End

Hyun Ri POV

Tomorrow @School~

Aku , Seung Hee, dan yang lainnya sudah siap untuk menggebrak kepala sekolah soal pemindahan Sun Li dan Young Bae.

Tok Tok Tok

Aku mengetuk pintu ruang kepsek itu.
“Masuk” setelah mendengar jawaban dari dalam. Aku dan yang lain langsung memasuki ruangan.

“Kalian ? ada apa ?” Tanya kepsek itu pada kami.
“Kami disini ingin menanyakan masalah pemindahan Chae Sun Li dan Dong Young Bae.” Kataku dengan suara tegas.
“Ohh. Pelanggar peraturan sudah seharusnya diberi hukuman. Jadi tidakada yang perlu ditanyakan soal itu.” Jawab kepala sekolah itu dingin. Seung Hee terlihat kesal dengan sikap orang tua itu yang tidak mau mendengarkan perkataan seorang murid. Aku berusaha menahannya.
“Kalau begitu, bagaimana bapak bisa tahu perbuatan Chae Sun Li dan Dong Young Bae?” tanyaku berusaha tenang.
“Untuk apa kalian bertanya soal itu?”
“Tak apa, apa salahnya kami ingin mengetahui saja?”
“Saat itu , ada sepucuk surat di mejaku, dan saat aku buka , surat itu berisi foto yang ternyata orang itu adalah Chae Sun Li dan Dong Young Bae.”
“Apakah bapak juga yang menempelkannya di papan pengumuman?” tanyaku kemudian
“Aniyo. Untuk apa aku melakukan hal seperti itu.”
“Bapak ! sebenarnya saya sejak dulu ingin memprotes masalah peraturan!” Seung Hee angkat bicara sekarang.
“Apa lagi??”
“Kenapa bapak harus membuat peraturan kalau sesama murid disini dilarang menjalin hubungan??”
“Ha? Tentu saja itu untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan.” Kepsek menjawab dengan nada dingin. Seung Hee benar-benar kesal sekarang.
“Asal bapak tahu !! peraturan yang bapak buat akan membuat kami semua murid sekolah ini menentang bapak. INGAT ITU!!” aku segera membekap mulut Sun Li.
“Pak, kalau misalnya kami berhasil menemukan orang yang menyebarkan foto itu, apa bapak janji akan membatalkan pemindahan sekolah Chae Sun Li dan Dong Young Bae?”
Kepala Sekolah itu nampak berpikir.
“Selain itu, jika kami berhasil menemukannya, bapak harus berjanji untuk menghapuskan peraturan itu.”
“Baiklah. Tapi kalian harus benar-benar membawa pelaku itu kemari”
“Dengan senang hati.” Kataku sambil tersenyum dan menyeret Seung Hee keluar dr situ.

@Canteen~

“Hyun Ri ! kau gila ! memangnya kau tau bagaimana menangkapnya?” Hyun Young mencekikku sekarang.
“Iya . nekat betul kau !” Ji Yong sekarang menyerbuku.
“sabarlah kalian semua!” aku keluar dari serbuan mereka.
“Duduk!” aku menyuruh mereka semua untuk duduk.
“Aku ada ide.” Akupun mengeluarkan foto yang kemarin. “Di belakang foto ini, aku menemukan alamat tempat foto ini dicetak.”. Seung Heed an yang lain memperhatikan dengan baik-baik bagian belakang foto itu.
“Lalu?” Tanya Dae Sung.
“Ya, kita datangi saja tempat cetak foto itu. Dan kita minta keterangan sapa yang saat itu mencetak foto ini.” Aku menjelaskan rencanaku.
“Pintar kau Hyun Ri !!” kata Chai Yong kagum.
“Lebih baik sekarang saja kita kesana.” Kata Seung Hee sambil menyeretku.

@J-Photo *kaga tau mau ngasih nama apa, keingetnya jonas photo mulu*

“Silahkan, ada yang bisa kami bantu ?” Tanya pegawai itu dengan ramah.
“Permisi kami ingin menanyakan keterangan soal siapa yang sudah mencetak foto ini.” Tanyaku sambil menyerahkan foto itu.
“Maaf. Kami tidak bisa memberitahu hal seperti itu pada orang asing.” Jawab pegawai itu ramah.
“ohh, kalau begitu, apa aku bisa bertemu dengan Chae Min Ah?”
“tunggu saya panggilkan” kemudian pegawai itu pergi ke ruangan lain.
“Hyun Ri ! untuk apa kau memanggil Onni ?” Seung Hee bingung.
“Kau tidak tahu? Onni itu pemilik studio ini. Setidaknya kalau ini berhubungan dengan adiknya, dia pasti akan membantu.” Kataku menjelaskan.
“Hyun Ri-ya, Seung Hee-ya, dan yang lainnya. Ada apa kalian kemari?” Tanya Chae Min Ah pada kami.
“Onnie, kami ingin minta tolong. Soal siapa yang sudah mencetak foto ini.” Kataku sambil menyerahkan foto itu. Chae Min Ah langsung mengerti. “Ternyata ini penyebab dia dipindahkan. Padahal apa salahnya, Young Bae juga namja yang baik.” Kata Chae Min Ah sambil mengoprek-oprek file computer dan kemudian menuliskan sesuatu di secarik kertas.
“Ini, ini adalah alamat dan nama dari orang yang sudah mencetak foto ini.” Min Ah onni memberikan secarik kertas yang berisikan alamat itu padaku.
“Tolong, temukan orang itu ya Hyun Ri.aku tidak mau saengku menjadi sedih karena harus berpisah dengan orang-orang yang dia sayang hanya karena peraturan itu.” Min Ah menaruh harapan padaku.
“Ne onni. Tenang saja. Gomawo onni sudah membantu kami.” Aku dan yang lain pun pergi, Min Ah onni melambaikan tangannya pada kami.

3 days later

Aku dan yang lain sekarang kembali mendatangi ruang kepala sekolah. Sekarang kami datang bersama Sun Li dan Young Bae.

Tok Tok Tok

”Masuk” setelah ada jawaban dari dalam, kamipun masuk.
“Bagaimana sudah berhasil menemukan?” Tanya kepsek tanpa basa basi.
“Ne. tapi sebelumnya, kami minta anda memanggil Chen Yo-ssi kemari lewat pengeras suara” kepsek menurutiku dan memanggil Chen Yo-ssi kemari. Setelah Chen Yo-ssi datang dengan wajah heran, akupun memulai semuanya.
“Jadi Chen Yo-ssi, sebenarnya keberadaan kami disini bermaksud untuk menarik kembali pernyataan pemindahaan Chae Sun Li dan Dong Young Bae.” Kataku berusaha menjelaskan.
“Mwo?? Pelanggar seperti mereka untuk apa ditarik kembali hukumannya??” Chen Yo-ssi tampak tidak terima.
“Aku mengajukan syarat pada kepala sekolah, jika kami dapat menemukan orang yg sudah mengirimkan foto kepada kepala sekolah, maka kepala sekolah akan menarik kembali pemindahan itu dan juga menghapus peraturan itu.”
“Huh, memangnya kau tahu siapa yang sudah menyebarkan foto itu?” Tanya Chen Yo-ssi tampak meremehkan.
“Tentu saja. Aku mendatangi tempat percetakan foto ini. Dan aku mendapatkan satu nama saat itu. Hang Chen Yo-ssi , nama andalah yang saya dapatkan dari data pelanggan yang ada di percetakan foto itu.” Kataku sambil menyerahkan secarik kertas yang saat itu diberikan Min Ah onni padaku ke kepala sekolah.
“Huh. Mungkin kebetulan saja namanya sama. Lagipula apa buktinya kalau aku yang melakukan itu?” Chen Yo-ssi tampak tersenyum seolah merasa menang. Tapi aku membalasnya dengan sikap tenang. Dan mengeluarkan ponselku.
“Silakan dengarkan ini.” Kataku sambil mengeraskan volume dari rekaman itu.

“ssongnim , apakah berhasil?”
“Ne. mereka berdua akan dipindahkan. Hahahaha, dengan begini, mereka tidak lagi akan jadi yang terbaik di sekolah ini. Nanti anak-anak didikku lah yang menjadi yang terbaik setelah mereka berdua tidak ada. Kalau mereka berdua pindah, julukan jenius akan pindah padamu.”

Setelah itu aku mematikan rekaman itu. Chen Yo-ssi nampak terkejut dan mengeluarkan keringat dingin.
“Bukankah sudah jelas sekarang siapa yang melakukannya ssongnim?” kataku dengan senyuman penuh kemenangan.
“Hang Chen Yo! Sungguh kotor caramu untuk menaikkan muridmu. Sungguh memalukan! Kau menjerumuskan orang lain hanya untuk kepentinganmu!” kepala sekolah nampak begitu marah.
“Kalian semua, boleh keluar, sesuai janjiku, aku menarik kembali surat pemindahan Chae Sun Li dan Dong Young Bae. Aku juga akan menghapus peraturan itu. Untuk Hang Chen Yo biar aku yang urus.” Kata kepala sekolah mempersilahkan kami pergi.
“Ne. Gumawoyo” kataku sambil tersenyum. Kamipun keluar ruangan itu. Di luar ruangan. Kami jingkrak kegirangan dan memeluk satu sama lain. Kami terlalu senang karena Sun Li tidak jadi pindah dan tetap menjadi leader kami.

Hyun Ri POV End

Author POV

Setelah itu, kepsek benar-benar menepati janjinya. *ketakutan. Soalnya kalo ga ditepatin bakal dihajar ma Sun Li (?)*
Lalu bagaimana dengan kisah yang lain. ??

Author POV End

Chai Yong POV

Aku sedang duduk di tepi sungai tempat aku biasa menenangkan diriku.
“Hey” sapa seseorang. Akupun menoleh pada asal suara itu.
“Ji Yong-ah. Sedang apa kau disini?” tanyaku heran.
“Kau senang yah duduk disini?”
“Ne. disini enak tahu. Kalau kita tiduran di hamparan rumputnya, kita bisa memandangi langit luas.” Kataku padanya. Ji Yong tampak menahan tawa.
“He?? Apa yang kau tertawakan??” aku memang sebal ditertawakan, tapi aku baru tahu kalau Ji Yong bisa tertawa semanis itu.
“Hahaha. Napa kau? Terpesona?” tanyanya jahil. Wajahku langsung memerah.
“Mwo?? Aniyo!! Tak mungkin aku terpesona padamu!” aku membantahnya
“Hahaha. Sudahlah mengaku saja.”
“Tidak akan mungkin!”
“Hahaha. Bahkan kaupun tidak bisa membuatku terpesona padamu. Dasar payah. :p” kata Ji Yong semakin jahil. Aku tak suka diremehkan apalagi dibilang payah.
“Mwo ?? lihat saja nanti pasti kau yang terpesona padaku!!”
“Haha, coba saja kalau bisa”

Perdebatan kami tetap berlanjut. Dan langit menjadi saksi bisu soal aku yang semakin dekat dengan Ji Yong.

Chai Yong POV End

Hyun Ri POV

@Library~

Aku baru saja membereskan buku-buku, lalu aku menangkap sosok seseorang sedang membaca.
“Annyeonghaseyo Lee Hyun!” aku menyapa Lee Hyun
“Hyun Ri annyeonghaseyo.” Katanya balas menyapaku.
“Kau rajin baca buku ya. Kau memang suka buku?” tanyaku padanya.
“Ne. dari dulu aku memang suka membaca. Apalagi perpustakaan ini koleksinya lengkap.” Katanya berseri-seri. Aku memperhatikan buku-buku yang dibacanya.
“Haha. Aku suka namja yang senang baca buku.” Kataku kemudian. Wajah Lee Hyun mendadak merah. Aku awalnya bingung, tapi kemudian sadar dengan apa yang kukatakan. Babo kau Hyun Ri !!
“A-aku, aku juga suka dengan yeoja pekerja keras dan berani sepertimu” kata Lee Hyun terbata-bata. Aku tidak percaya juga dengan tanggapannya. Wah. Kayaknya mulai besok harus rajin kerja disini nih. Haha.

Hyun Ri POV End

Sun Li POV

aku dan Young Bae duduk di ruang latihan berdua.
“Huft capek juga.” kataku sambil duduk di lantai yang dingin karena AC. Young Bae duduk di sebelahku dan menyandarkan kepalanya ke pundakku. aku kaget.
“Diamlah jagi, aku capek. lagipula kita tidak usah sembunyi-sembunyi lagi kan sekarang.” katanya sambil hampir tertidur. aku mengusap kepalanya , dan dia menggenggam tanganku. tak jauh dari situ, di arah pintu tampak 2 orang sedang mengintip.
“Cieee cieee.” kata Seung Hee jail. si duo Seung itu sedang mengintip dari balik pintu dengan tampang jail mereka.
“Diamlah Seung Hee. kayak kau tidak saja.” kataku bermaksud mengusirnya *dilempar baskom ma lani*
“He? Enak saja. aku bisa lebih dari itu tau (?).” kata Seung Hee membalasku.
“Ne. ayolah jagi kita pulang saja.” ajak Seung Hyun pada Seung Hee.
“Ne. dah Sun Li. selamat bersenang-senang (?)” kata Seung Hee sambil berlalu pergi. aku menghela napas panjang. sepertinya aku mengantuk juga. Young Bae pun sudah tertidur pulas. yah setidaknya sekarang aku bisa bebas bersamanya tanpa terganggu sesuatu.
“Sarangheyo” kataku berbisik pada Young Bae.
“Ne. Sarangheyo jagi.” tanpa sadar aku seperti mendengar suaranya membalasku. tapi tak apalah, aku pun ikut tertidur di sampingnya. sekarang tidak akan ada yg memisahkan kami dari mimpi indah kami.

End~

nahh .. beres dehh .. please RCL ^^

makasih udah dibaca.. maap yah kalo critanya gaje .. mian mian mian ^^

Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: